• Cara Tepat bagi Penerjemah untuk Memikat dan Mempertahankan Klien



    Bagi penerjemah, keberadaan klien sangatlah penting. Untuk mempertahankan eksistensinya di dunia alih bahasa, mau tidak mau penerjemah harus mempertahankan kliennya. Tidak peduli apakah klien tersebut adalah penerbit, agensi, atau end user, mereka berhak mendapatkan layanan prima atas harga yang mereka bayar.

    Industri penerjemahan adalah dunia yang tidak pernah sepi dan kompetisi pasti selalu ada. Sebaliknya, klien bisa bebas memilih penerjemah mana yang mereka kehendaki. Dengan kata lain, mempertahankan kepercayaan klien adalah hal mutlak bagi penerjemah.

    Kualitas adalah syarat utama dan pertama untuk mempertahankan kepercayaan klien. Penerjemah harus mempertahankan kualitas terjemahannya jika tidak mau tersingkir dari persaingan bisnis ini. Terjemahan asal-asalan tidak akan memikat klien manapun.

    Sekali mereka dikecewakan, sangat kecil kemungkinannya mereka menghubungi penerjemah tersebut untuk memberikan order terjemahan lagi. Untuk menjaga kualitas terjemahan, penerjemah harus mencurahkan lebih banyak waktu dan pikiran. Tentunya, ‘pengorbanan’ tersebut bisa terbayar dengan kepuasan klien.

    Deadline adalah aspek penting dalam sebuah proyek terjemahan. Jika seorang klien mempercayakan proyeknya kepada penerjemah, proyek tersebut harus selesai sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Jika melanggar deadline, klien tentu akan kecewa meskipun hasilnya memuaskan.

    Terjemahan berkualitas tidak mampu mengobati kekecewaan klien karena pekerjaan yang terlambat tersebut. Sebelum proyek mulai dikerjakan, penerjemah juga harus mengukur kemampuannya sendiri dan berapa lama waktu yang dia butuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek.

    Kemudahan dalam berkomunikasi adalah daya tarik bagi seorang penerjemah. Untuk mempermudah komunikasi dengan klien, penerjemah tentu tidak hanya mengandalkan satu ‘channel’ komunikasi. Telepon genggam, akun social media, email, dan messenger harus selalu aktif untuk merespon klien. Alat komunikasi tersebut menjadi sangat penting bagi penerjemah yang menjalankan bisnisnya secara online karena tidak mampu bertemu secara fisik dengan klien.

    Ada begitu banyak penyedia jasa penerjemah di internet. Jika klien tidak mendapatkan respon cepat dari satu penerjemah, mereka bisa beralih ke penerjemah lain dengan cepat. Kemudahan dalam berkomunikasi ini juga membantu penerjemah ketika klien lama ingin memberikan order terjemahan lagi.

    Pembeli adalah raja. Prinsip ini juga berlaku bagi bisnis penerjemahan. Sebagai penyedia jasa, penerjemah harus patuh terhadap intruksi dari klien, mencakup deadline atau detail lain mengenai penulisan penerjemahan.

    Tujuan penerjemahan pada umumnya adalah untuk mengalihkan pesan dari teks sumber ke teks sasaran. Dalam industri penerjemahan, tujuan ditentukan oleh klien karena merekalah yang memberikan order terjemahan/membeli jasa terjemahan.
  • 0 comments:

    Posting Komentar

    ORDER VIA WHATSAPP