DAPATKAN TERJEMAHAN PROFESIONAL SEKARANG JUGA!
SMS/Call/WhatsApp 0812 1506 0824 (Telkomsel) | Email tranzpal@gmail.com


Satu-satunya jasa penerjemah profesional yang berani berikan
Garansi Revisi Unlimited, Garansi Tepat Waktu (Telat 1 Menit = Gratis), dan Layanan 24 Jam
Cara tercepat dan termudah untuk dapatkan terjemahan profesional


Tranzpal telah melayani ratusan klien dan menerjemahkan jutaan kata sejak 2012
Buktikan kami pantas dipercaya untuk terjemahkan dokumen penting Anda!


YA, SAYA MAU SEKARANG!

PROFIL

Tranzpal adalah penyedia jasa penerjemah yang berdiri sejak tahun 2012 di Surakarta. Dengan slogan Express Translation Service, kami selalu berkomitmen untuk mempersembahkan terjemahan terbaik dan tercepat kapan saja diperlukan. Kami hadir khusus untuk melayani jasa penerjemahan berbagai dokumen penting, sekaligus jasa interpreting, subtitling, dan editing. Pengalaman dan profesionalisme kami di dunia alih bahasa sudah teruji karena kami telah mengerjakan ratusan proyek dengan hasil memuaskan serta melayani ratusan klien dari kalangan akademisi, lembaga pemerintah, perusahaan lokal, serta perusahaan multinasional.

Untuk mempersembahkan terjemahan dan layanan terbaik bagi setiap klien, kami didukung oleh tim penerjemah profesional yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang bahasa dan keahlian mumpuni. Kami juga menggunakan berbagai perangkat terkini berteknologi canggih dan software khusus termasuk CAT tool sebagai standar umum di industri penerjemahan. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan layanan profesional kami kapan saja.



Dapatkan Portofolio Lengkap Kami

LAYANAN

Kami menawarkan berbagai layanan berkualitas dan terbaik untuk kesuksesan bisnis, karier maupun studi Anda. Layanan utama kami adalah jasa penerjemah dokumen ekspres/kilat. Kami melayani penerjemahan berbagai dokumen/teks hanya dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.



KENAPA KAMI?

Apakah Anda sedang mencari jasa penerjemah profesional yang bisa:

Menjamin kualitas terjemahan seakurat mungkin?
Menjamin kerahasiaan dokumen penting Anda?
Dikerjakan sepenuhnya oleh penerjemah yang kompeten di bidangnya?
Tanpa asal copas dari Google Translate dan mesin penerjemah otomatis lainnya?
Memberikan pelayanan profesional, cepat, dan memuaskan?
Selalu siaga membantu Anda kapanpun dibutuhkan, 24 jam sehari?
Berani berikan garansi revisi dan tepat waktu sekaligus?

Jika Anda sedang mencari terjemahan dengan hasil terbaik dan layanan cepat, sekaligus memenuhi semua kriteria di atas, Anda berkunjung di situs yang tepat. Sejak 2012, kami telah menerjemahkan jutaan kata, dan melayani ratusan klien dari berbagai kalangan (baik akademisi maupun perusahaan lokal dan internasional) dengan hasil memuaskan. Jangan ragu untuk gunakan layanan profesional dan terbaik dari kami untuk kesuksesan bisnis, karier, maupun studi Anda!


Hanya dalam hitungan detik, Anda bisa dapatkan ratusan jasa penerjemah online di Google. Apa yang membedakan kami dengan ratusan jasa penerjemah lainnya?

TESTIMONI

Respon sangat cepat, harga bersahabat, sesuai aturan main. Terima kasih.
Ady Hafriady - Pertamina Aviation

Jasa penerjemahan dokumennya sangat memuaskan bagi saya, hasil terjemahan dokumen akademik yaitu berupa ijazah dan juga transkrip nilai sangat bagus dan rapi, dan juga formatnya sangat baik dengan disesuaikan pada dokumen yang aslinya.
Rahmad Ade Putra - Universitas Muhammadiyah Jakarta

...saya sangat puas dengan durasi translate yang menurut saya sangat cepat. Hal tersebut memudahkan saya untuk berkordinasi dengan cepat dengan atasan...
Nurry Devita - Deas Protama

Anda membantu dalam kepentingan mendadak. Akan gunakan jasa Anda lagi.
J. Edy - CMN

Bagus dan untuk urusan deadline sangat cepat, hitungan jam selesai. Terima kasih.
Toni Haryanto


Baca puluhan testimoni asli lainnya

KLIEN

Sejak tahun 2012, kami melayani ratusan klien dari kalangan akademisi, lembaga pemerintah, perusahaan dalam negeri, dan perusahaan multinasional. Kebanyakan klien kami memberikan proyek terjemahan bervolume besar, bahkan sebagian darinya melakukan repeat order sampai belasan kali atau menjadi pelanggan tetap selama bertahun-tahun. Berikut ini daftar sebagian klien kami sebagai referensi.


Lihat Daftar Klien Kami

PEMESANAN

Kami menerapkan prosedur anti-ribet untuk mempermudah klien. Cukup luangkan sedikit waktu dan lakukan beberapa klik saja untuk dapatkan terjemahan berkualitas. Anda hanya tinggal duduk santai sambil menunggu terjemahan dikirim.

PSD

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan pada kami

KONTAK

Anda bisa menghubungi kami kapan saja (24 jam sehari, 7 hari seminggu) melalui:
SMS/Call 0812 1506 0824 (Telkomsel)
Whatsapp 0812 1506 0824
Email tranzpal@gmail.com atau dodiksetiyadi@gmail.com

BLOG

Beragam artikel informatif dan menarik seputar dunia penerjemahan

  • Tips Menerjemahkan Teks Hukum Secara Aman dan Akurat

    Terjemahan teks hukum adalah salah satu tantangan tersulit bagi penerjemah. Selain tata bahasa dan pilihan kata yang jauh berbeda dengan teks biasa pada umumnya, tanggung jawab penerjemah juga lebih besar karena adanya konsekuensi hukum dari teks yang diterjemahkannya. Untuk menghindari kesalahan fatal dalam terjemahan teks ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat terjemahan teks hukum bisa dipertanggungjawabkan.

    Memahami istilah hukum
    Selain menguasai teori linguistik maupun penerjemahan yang dipelajari di perguruan tinggi (jika latar belakang pendidikan penerjemah adalah bidang ilmu bahasa/linguistik), penerjemah perlu memahami dengan baik istilah-istilah hukum yang berlaku dan digunakan oleh praktisi hukum, baik di bahasa sumber dan bahasa sasaran. Dengan menguasai bidang ilmu yang berkaitan dengan teksnya, hasil terejmahannya bisa lebih dipertanggungjawabkan. Jika membandingkan sistem hukum maupun istilah-istilahnya dari dua bahasa berbeda, pasti ada perbedaan yang dijumpai dengan proses penerjemahannya pun terasa lebih sulit. Bahasa sendiri pada dasarnya mencerminkan budaya yang melekat pada pengguna bahasa tersebut. Sistem hukum antara dua negara (dengan bahasa berbeda) pasti memiliki perbedaan dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi penerjemahnya.

    Setia pada teks sumber
    Syarat utama terjemahan teks hukum berkualitas adalah keakuratan dan kesetiaannya pada teks sumber (fidelity to the source text). Terjemahan harusnya setia pada bahasa sumber (faithful translation) tanpa membuatnya menjadi kaku dan sulit dipahami oleh pembaca bahasa sasarannya. Karena teks hukum pada umumnya bukanlah penafsiran atau komentar subjektif belaka, terjemahan harus tetap mempertahankan gaya khas teks hukum tanpa membuatnya terkesan aneh dan sulit terbaca pembacanya.

    Mempertahankan ciri khas bahasa teks hukum
    Teks hukum pada dasarnya ditulis dengan kalimat panjang serta susunan dan gaya bahasa rumit yang mungkin jarang ditemukan pada teks-teks lainnya. Bahkan, tidak jarang ditemui pengulangan yang tidak perlu (tautologis) pada bahasa hukum. Penggunaan bahasa Belanda juga sering ditemukan dalam teks-teks hukum di Indonesia. Untuk kasus seperti ini, penerjemah tetap perlu mempertahankan apa yang sudah menjadi ciri khas bahasa hukum itu sendiri. Jika penerjemah menerjemahkan dengan maksud membuat bahasanya mudah dimengerti atau meringkas katanya menjadi bentuk yang lebih singkat layaknya teks biasa, justru ciri khas bahasa hukum ditiadakan. Penerjemah tidak boleh seenaknya menghilangkan kata yang dianggapnya tidak perlu atau menghindari pengulangan kata yang bermakna hampir sama yang ada pada teks sumber, apalagi sampai menafsirkan isi pesannya dengan bahasanya sendiri. Pengulangan kata-kata yang panjang dan mungkin dianggap tidak perlu bukanlah hal yang tidak disengaja. Penulis teks hukum itu sendiri sengaja melakukannya untuk memberikan penekanan pada teks dan mempertahankan kebiasaan penulisan yang sudah lazim dilakukan di kalangan praktisi hukum. Seperti yang diungkapkan oleh Wydick (1998), We lawyers cannot write plain English. We use eight words to say what could be said in two. We use old, arcane phrases to express commonplace ideas.

    Memahami konteks hukum untuk mengatasi ketiadaan padanan
    Tidak semua istilah dalam bahasa sumber bisa langsung diterjemahkan atau dicarikan padanannya dalam bahasa sasaran. Kasus ini juga berlaku untuk semua teks hukum. Sistem hukum di Indonesia tentu berbeda dengan sistem yang berlaku di negara lainnya. Misalnya, negara-negara Barat menganut sistem civil law (berlaku di Indonesia) dan common law (biasanya diterapkan di negara berbahasa Inggris). Untuk menerjemahkan teks terkait common law atau istilah-stilah hukum turunannya, penerjemah perlu melakukan riset lebih mendalam karena konsep ini tidak dikenal di Indonesia.
  • Pertimbangan dalam Menilai Kualitas Terjemahan dengan Objektif

    Terjemahan, sebagai sebuah produk intelektual, memerlukan proses rumit dan tidak singat untuk menjamin kualitasnya. Terjemahan berkualitas, dilihat dari aspek bahasanya (akurat, berterima, dan bisa dipahami dengan baik oleh pembacanya), tidaklah bisa dihasilkan sembarang penerjemah. Terjemahan berkualitas di atas rata-rata hanya bisa dihasilkan penerjemah yang sudah memahami seluk-beluk dunia penerjemahan dan memiliki jam terbang tinggi (karena menghadapi begitu banyak jenis teks). Sebaliknya, untuk memutuskan apakah suatu terjemahan berkualitas atau tidak, parameternya tidaklah semudah menilai salah atau benar seperti dalam hitungan matematika. Dalam ilmu matematika, 1 + 1 = 2 adalah benar tidak bisa dibantah, tapi bahasa bersifat lebih kompleks.

    Bahasa memiliki pendekatan berbeda dengan ilmu pasti yang tidak sulit untuk menentukan benar atau salahnya secara tegas dengan rumus tertentu. Terjemahan adalah suatu proses berkesinambungan dan rumit yang pada intinya bertujuan untuk menyampaikan suatu pesan atau informasi dari teks sumber secara tepat dan utuh ke teks sasaran. Jika 10 orang ditanya berapa hasil dari 1 +1, mereka pasti serentak menyebutkan angka 2. Dalam penerjemahan, hasilnya tidak bisa disebutkan secara pasti seperti itu. Jika 10 orang tersebut diminta untuk menerjemahkan suatu teks yang sama, maka didapatkan 10 terjemahan dengan versi berbeda. Untuk menentukan seberapa berkualitasnya suatu terjemahan (terlepas dari beragam versi terjemahan yang ada), keakuratan tidak bisa ditawar-tawar (Simatupang 1999/2000:134). Dengan menekankan aspek kesepadan makna (semantic congruity), terjemahan bisa dianggap merepresentasikan informasi atau pesan dari teks sumber secara utuh dan akurat meskipun berbeda struktur permukaannya (surface structure) karena faktor terpenting adalah kesamaan struktur dalam (deep structure). Dengan kata lain, sepuluh versi terjemahan dengan perbedaan cara pengungkapan maupun struktur kalimat bisa diterima asalkan kesepuluh versi tersebut mampu menyampikan informasi yang sama secara utuh.

    Kenapa sepuluh penerjemah bisa menghasilkan sepuluh versi terjemahan berbeda dari satu teks yang sama? Setiap penerjemah pada dasarnya akan memilih suatu kata yang menurutnya paling cocok untuk merepresentasikan makna dalam teks sumber dengan menerapkan metode atau strategi penerjemahan yang palling efektif dan sesuai berdasarkan kemampuan dan pemahamannya masing-masing. Proses penerjemahan sendiri tidaklah berkaitan dengan satu bidang ilmu saja, yaitu bahasa. Penerjemah perlu memahami dengan baik kaidah ilmu yang relevan dengan teks sumber yang sedang digelutinya. Karena tanpa memahami suatu ilmu dengan benar, terjemahan yang dihasilkan pun pasti tidaklah akurat. Untuk menentukan kualitas terjemahan, selain memahami ilmu linguistik beserta teori penerjemahan, diperlukan juga pemahaman mengenai ilstilah-istilah khusus terkait bidang ilmu tertentu.

    Keakuratan terjemahan dari kesetiaan pada teks sumber (fidelity to the source text) adalah faktor utama yang perlu diperhatikan. Terjemahan yang baik haruslah akurat atau setia pada teks sumbernya tanpa harus terkesan kaku dan terasa janggal saat dibaca. Aspek keakuratan ini tidak bisa ditawar terutama dalam penerjemahan teks hukum yang menuntut penerjemahnya untuk memperhatikan setiap kata demi kata tanpa menyisakan satu kesalahan pun yang pada akhirnya memengaruhi perbedaan interpretasi pada teks terjemahannya. Salah tafsir sedikit saja akan menjadi hal yang sangat fatal dalam terjemahan teks sensitif seperti ini. Yang menjadi tolok ukur utama dalam menilai kualitas terjemahan adalah kesepadanan makna antara teks sumber dan teks sasarannya. Secara sederhana, terjemahan bisa disebut salah apabila ada distorsi makna yang berakibat pada salah tafsir.
  • Kenapa Teks Hukum Sulit Dipahami?

    Kenapa teks hukum sulit dipahami oleh orang awam? Kenapa teks seperti ini pada umumnya menggunakan terlalu banyak kata yang tidak perlu dan mungkin Anda anggap bertele-tele? Teks hukum (seperti undang-undang, peraturan pemerintah, atau kontrak, perjanjian, dll.) menggunakan bahasa yang disebut legalese, yaitu jargon atau bahasa khusus yang digunakan untuk komunikasi dalam konteks hukum dan komunitas hukum itu sendiri, semisal antara pengacara, paralegal, atau hakim. Bahasa ini digunakan dengan asumsi bahwa target audiens (dalam konteks hukum secara khusus) cukup mengetahui konsep hukum beserta sistem yang ada di dalamnya. Inilah alasannya kenapa bagi orang awam yang tidak mengetahui hukum secara khusus, legalese akan terbaca dan terdengar terlalu bertele-tele dan seringkali tidak dapat dipahami. Singkatnya, hanya orang yang berkecimpung khusus di dunia hukum saja yang bisa menginterpretasikan dokumen/teks hukum secara baik karena penggunaan legalese sendiri adalah prosedur standar mereka, terutama bagi pengacara.

    Dalam konteks hukum sendiri, kata memiliki makna sangat khusus dan didefinisikan dengan jelasnya. Dalam penulisan draft dokumen/teks hukum, setiap kata harus diutarakan dengan jelas dan hati-hati karena teks ini sangat sensitif dan perbedaan interpretasi bisa mengakibatkan kerugian yang fatal. Penggunaan kata di teks hukum mungkin terkesan janggal atau tidak biasa bagi kalangan yang tidak familiar dengannya, bahkan kata biasa pun bisa memiliki makna jauh berbeda jika dikaitkan dengan konteks hukum. Teks hukum sendiri tidak bisa dipaksakan untuk ditulis dalam bahasa yang sederhana layaknya teks biasa yang lazim dijumpai di kehidupan sehari-hari. Delapan kata bisa saja digunakan untuk menyampaikan apa yang bisa ditulis dalam dua kata saja.

    Seperti yang disampaikan oleh Professor Emeritus Richard Wydick, UC Davis School of Law, dalam bukunya yang berjudul Plain English for Lawyers, “Kami menggunakan frase lama dan hanya dipahami segelintir orang untuk ungkapkan gagasan umum. Saat berusaha untuk teliti, kami jadi berlebih-lebihan. Saat berusaha untuk berhati-hati, kami jadi bertele-tele. Kalimat kami berputar-putar, frase dalam klausa, dalam klausa, membuat mata sayu, dan membingungkan pembaca kami. Hasilnya adalah gaya penulisan yang panjang lebar, tidak jelas, muluk-muluk, dan membosankan.”
    wa