DAPATKAN TERJEMAHAN PROFESIONAL SEKARANG JUGA!
SMS/Call/WhatsApp 0812 1506 0824 (Telkomsel) | Email tranzpal@gmail.com


Satu-satunya jasa penerjemah profesional yang berani berikan
Garansi Revisi Unlimited, Garansi Tepat Waktu (Telat 1 Menit = Gratis), dan Layanan 24 Jam
Cara tercepat dan termudah untuk dapatkan terjemahan profesional


Tranzpal telah melayani ratusan klien dan menerjemahkan jutaan kata sejak 2012
Buktikan kami pantas dipercaya untuk terjemahkan dokumen penting Anda!


YA, SAYA MAU SEKARANG!

PROFIL

Tranzpal adalah penyedia jasa penerjemah yang berdiri sejak tahun 2012 di Surakarta. Dengan slogan Express Translation Service, kami selalu berkomitmen untuk mempersembahkan terjemahan terbaik dan tercepat kapan saja diperlukan. Kami hadir khusus untuk melayani jasa penerjemahan berbagai dokumen penting, sekaligus jasa interpreting, subtitling, dan editing. Pengalaman dan profesionalisme kami di dunia alih bahasa sudah teruji karena kami telah mengerjakan ratusan proyek dengan hasil memuaskan serta melayani ratusan klien dari kalangan akademisi, lembaga pemerintah, perusahaan lokal, serta perusahaan multinasional.

Untuk mempersembahkan terjemahan dan layanan terbaik bagi setiap klien, kami didukung oleh tim penerjemah profesional yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang bahasa dan keahlian mumpuni. Kami juga menggunakan berbagai perangkat terkini berteknologi canggih dan software khusus termasuk CAT tool sebagai standar umum di industri penerjemahan. Jadi, Anda tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan layanan profesional kami kapan saja.



Dapatkan Portofolio Lengkap Kami

LAYANAN

Kami menawarkan berbagai layanan berkualitas dan terbaik untuk kesuksesan bisnis, karier maupun studi Anda. Layanan utama kami adalah jasa penerjemah dokumen ekspres/kilat. Kami melayani penerjemahan berbagai dokumen/teks hanya dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.



KENAPA KAMI?

Apakah Anda sedang mencari jasa penerjemah profesional yang bisa:

Menjamin kualitas terjemahan seakurat mungkin?
Menjamin kerahasiaan dokumen penting Anda?
Dikerjakan sepenuhnya oleh penerjemah yang kompeten di bidangnya?
Tanpa asal copas dari Google Translate dan mesin penerjemah otomatis lainnya?
Memberikan pelayanan profesional, cepat, dan memuaskan?
Selalu siaga membantu Anda kapanpun dibutuhkan, 24 jam sehari?
Berani berikan garansi revisi dan tepat waktu sekaligus?

Jika Anda sedang mencari terjemahan dengan hasil terbaik dan layanan cepat, sekaligus memenuhi semua kriteria di atas, Anda berkunjung di situs yang tepat. Sejak 2012, kami telah menerjemahkan jutaan kata, dan melayani ratusan klien dari berbagai kalangan (baik akademisi maupun perusahaan lokal dan internasional) dengan hasil memuaskan. Jangan ragu untuk gunakan layanan profesional dan terbaik dari kami untuk kesuksesan bisnis, karier, maupun studi Anda!


Hanya dalam hitungan detik, Anda bisa dapatkan ratusan jasa penerjemah online di Google. Apa yang membedakan kami dengan ratusan jasa penerjemah lainnya?

TESTIMONI

Respon sangat cepat, harga bersahabat, sesuai aturan main. Terima kasih.
Ady Hafriady - Pertamina Aviation

Jasa penerjemahan dokumennya sangat memuaskan bagi saya, hasil terjemahan dokumen akademik yaitu berupa ijazah dan juga transkrip nilai sangat bagus dan rapi, dan juga formatnya sangat baik dengan disesuaikan pada dokumen yang aslinya.
Rahmad Ade Putra - Universitas Muhammadiyah Jakarta

...saya sangat puas dengan durasi translate yang menurut saya sangat cepat. Hal tersebut memudahkan saya untuk berkordinasi dengan cepat dengan atasan...
Nurry Devita - Deas Protama

Anda membantu dalam kepentingan mendadak. Akan gunakan jasa Anda lagi.
J. Edy - CMN

Bagus dan untuk urusan deadline sangat cepat, hitungan jam selesai. Terima kasih.
Toni Haryanto


Baca puluhan testimoni asli lainnya

KLIEN

Sejak tahun 2012, kami melayani ratusan klien dari kalangan akademisi, lembaga pemerintah, perusahaan dalam negeri, dan perusahaan multinasional. Kebanyakan klien kami memberikan proyek terjemahan bervolume besar, bahkan sebagian darinya melakukan repeat order sampai belasan kali atau menjadi pelanggan tetap selama bertahun-tahun. Berikut ini daftar sebagian klien kami sebagai referensi.


Lihat Daftar Klien Kami

PEMESANAN

Kami menerapkan prosedur anti-ribet untuk mempermudah klien. Cukup luangkan sedikit waktu dan lakukan beberapa klik saja untuk dapatkan terjemahan berkualitas. Anda hanya tinggal duduk santai sambil menunggu terjemahan dikirim.

PSD

Beberapa pertanyaan yang sering diajukan pada kami

KONTAK

Anda bisa menghubungi kami kapan saja (24 jam sehari, 7 hari seminggu) melalui:
SMS/Call 0812 1506 0824 (Telkomsel)
Whatsapp 0812 1506 0824
Email tranzpal@gmail.com atau dodiksetiyadi@gmail.com

BLOG

Beragam artikel informatif dan menarik seputar dunia penerjemahan

  • Bekerja Sebagai Penerjemah Lepas atau Penerjemah Tetap?

    Jika seseorang memutuskan untuk menggeluti dunia alih bahasa dan memantapkan diri menjadi penerjemah, ada dua pilihan utama yang bisa diambil, yaitu menjadi penerjemah lepas atau penerjemah tetap, dengan konsekuensi berbeda serta kelebihan dan kekurangan tersendiri. Pada dasarnya, ada empat macam cara untuk bekerja sebagai penerjemah, yaitu 1) bekerja tetap di sebuah perusahaan, 2) bekerja di rumah sendiri sebagai penerjemah tetap di suatu perusahaan, 3) bekerja dari rumah sebagai penerjemah lepas secara full time (tanpa terikat perusahaan manapun), dan 4) bekerja sambilan sebagai penerjemah lepas (selain melakoni pekerjaan utama atau menjalankan bisnis lainnya). Pilihan yang paling sering diambil oleh orang yang ingin berkiprah sebagai penerjemah adalah bekerja sebagai penerjemah lepas secara freelance.



    Perusahaan mana saja yang membutuhkan penerjemah tetap?

    Perusahaan asing
    Perusahaan asing yang dimaksud di sini adalah perusahaan pertambangan, migas, perbankan, atau bahkan pewakilan badan dunia dan LSM asing. Karena sifat perusahaannya yang multinasional, berdiri di banyak negara, dan melibatkan lebih dari satu bahasa dalam operasionalnya, tentunya peran penerjemah akan sangat dibutuhkan. Mereka pun tidak segan untuk merekrut penerjemah tetap sebagai salah satu unsur tenaga kerjanya. Penerjemah mendapatkan gaji tetap, tunjangan, dan fasilitas lainnya dari perusahaan layaknya karyawan tetap lainnya. Inilah pilihan paling aman bagi mereka yang menginginkan kestabilan penghasilan dan tidak ingin repot mencari klien-klien baru.

    Kantor notaris/pengacara, firma hukum
    Jika penerjemah bekerja di kantor notaris atau institusi lainnya yang berkaitan dengan hukum, sudah pasti hampir semua teks yang diterjemahkan adalah teks/dokumen hukum. Karena teks hukum bersifat sensitif dan tanggung jawabnya lebih besar, penerjemah harus memiliki kemampuan lebih untuk bisa diterima sebagai pegawai tetap.

    Media massa
    Media seperti televisi, koran, atau media online yang sudah beroperasi dalam skala besar tentu membutuhkan penerjemah tetap sebagai karyawannya karena ada begitu banyak teks yang perlu diterjemahkan setiap hari, terutama berita-berita dari luar negeri. Di era informasi, kebutuhan terhadap informasi terbaru, terutama dari manca negara, bisa dipenuhi oleh penerjemah kompeten.

    Perusahaan mana saja yang membutuhkan penerjemah lepas?

    Penerbit
    Penerbit selalu membutuhkan penerjemah lepas untuk menerjemahkan banyak buku terbitan luar negeri yang mendapat predikat best seller di negara asalnya dan berpotensi laku keras jika diterjemahkan dan diterbitkan di Indonesia. Volume pekerjaan dari penerbit selalu besar karena ada beratus-ratus halaman yang perlu diterjemahkan untuk satu buku. Meskipun tarif yang ditawarkan penerbit relatif lebih rendah (jika dibandingkan tarif untuk menerjemahkan dokumen), nama penerjemah tertulis di buku terjemahannya dan itu menjadi kebanggaan tersendiri. Penerjemah bisa mendapatkan pengakuan akan kualitas terjemahannya dan menjadi media promosi tersendiri untuk mendapatkan klien-klien baru yang lebih bonafit.

    Biro penerjemah lokal dan internasional
    Biro penerjemah adalah perantara yang menghubungkan antara klien yang membutuhkan jasa penerjemah profesional dengan penerjemah profesional yang memiliki kemampuan mumpuni. Peran biro penerjemah ini sangatlah penting terutama untuk menangani proyek-proyek besar yang membutuhkan sumber daya lebih. Jika klien ingin menerjemahkan suatu teks ke beberapa bahasa sekaligus, pilihannya biasanya langsung tertuju pada biro penerjemah. Dengan menjalin kerja sama dengan biro penerjemah, ada kemudahan tersendiri untuk mendapatkan proyek penerjemahan secara rutin.

    Perusahaan multinasional
    Perusahaan multinasional (termasuk LSM internasional maupun kedutaan besar), selain merekrut penerjemah tetap sebagai karyawan, kadang-kadang membutuhkan penerjemah lepas untuk menerjemahkan teks sewaktu-waktu dengan honor yang disepakati.

    BUMN
    Badan Usaha Milik Negara juga kadang-kadang membutuhkan jasa penerjemah untuk kasus-kasus tertentu, misalnya untuk laporan-laporan tahunan atau dokumen penting lainnya.

    Klien individu
    Klien individu juga pasti perlu jasa penerjemah profesional meskipun hanya menerjemahkan beberapa lembar dokumen saja untuk kepentingan tertentu. Volume pekerjaan dari klien individu biasanya tidaklah besar karena mereka juga hanya kadang-kadang membutuhkan penerjemah.


    Dari mana proyek-proyek penerjemah lepas bisa didapatkan secara online?
    Pada umumnya, penerjemah berburu proyek internasional di dua forum penerjemah terbesar, yaitu Proz dan Translatorscafe. Untuk proyek-proyek lokal, penerjemah bisa mendapatkan informasinya melalui forum Himpunan Penerjemah Indonesia di Facebook atau Milis Bahtera. Untuk mempromosikan diri secara profesional, penerjemah juga bisa bergabung sebagai anggota penuh HPI dan profilnya terpajang di Sihapei. Alternatif lainnya adalah bergabung menjadi penerjemah di Gengo.


    Berapa honor untuk penerjemah lepas?
    Pada dasarnya, honor untuk penerjemah lepas bisa ditentukan  berdasarkan 1) jumlah halaman hasil terjemahan (dengan asumsi 1 halaman ditulis dengan format Ariel/Times New Roman ukuran font 12, spasi ganda), 2) jumlah kata di teks sumbernya, 3) jumlah karakter, 4) lamanya waktu untuk menggarap suatu proyek terjemahan/dihitung per jam, 5) durasi film/video (untuk pengerjaan subtitle), 6) tingkat kesulitan, 7) jenis teks yang diterjemahkan, dan 8) bahasa yang diterjemahkan (semakin langka suatu bahasa, semakin mahal pula honornya, honor terjemahan bahasa Inggris tentu jauh berbeda dengan bahasa Yunani).

    Honor untuk penerjemah bervariasi tergantung dari budget atau kebijakan dari institusi yang membutuhkan jasanya. Untuk penerbit buku, honor yang diterima penerjemah adalah sekitar Rp 15.000,00 - Rp 50.000,00 per halaman jadinya. Untuk klien perusahaan, honor bisa bervariasi antara Rp 50.000,00 - Rp 150.000,00. Perusahaan-perusahaan bonafit di bidang migas pertambangan tidak segan untuk mengeluarkan honor lebih untuk membayar penerjemah lepas.

  • Enam Tahun Menggeluti Dunia Alih Bahasa - Catatan Penerjemah Lepas

    Tidak terasa, saya sudah berkarier di dunia penerjemahan selama lebih dari enam tahun dan mengerjakan begitu banyak proyek dari banyak klien dengan latar belakang berbeda. Sejak tahun 2012, hampir setiap hari dilalui dengan menggeluti beraneka ragam teks untuk diterjemahkan. Enam tahun bukanlah waktu singkat untuk menekuni suatu profesi, tetapi masih belum pantas untuk bisa disebut sebagai ‘penerjemah senior’. Banyak penerjemah lepas telah menjalani profesinya untuk waktu yang lama, sampai belasan atau puluhan tahun. Bukanlah hal mudah untuk menjalani profesi yang tidak lumrah sekaligus asing di masyarakat. Jika ada yang bertanya “apa profesimu?” dan dijawab dengan “penerjemah lepas”, mungkin si penanya akan bengong sebentar karena baru sekali itu dia mengetahui kalau profesi penerjemah itu ada. Dari popularitasnya, profesi ini tentu tidak bisa dibandingkan dengan profesi guru, dosen, dokter, polisi, atau profesi-profesi lain yang umum di masyarakat. Dalam tulisan ini, saya berbagi sedikit pengalaman (yang tidak seberapa) selama enam tahun dalam menekuni sebuah profesi yang tidak lumrah, yaitu penerjemah lepas.


    Awal mula memasuki dunia penerjemahan
    Salah satu pertimbangan utama untuk menekuni profesi penerjemah adalah latar belakang pendidikan yang memang berkaitan dengan bahasa. Pendidikan terakhir saya adalah jurusan Sastra Inggris (kebetulan mengambil mainstream penerjemahan juga) dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Jadi, semester-semester akhir di bangku kuliah selalu diwarnai dengan ilmu seputar penerjemahan. Tidak semua orang berkesempatan untuk menggeluti profesi yang sejalan dengan latar belakang pendidikan. Bagi saya pribadi, ini adalah pilihan aman karena waktu belajar selama bertahun-tahun tidak terbuang sia-sia dan kita tidak perlu direpotkan lagi untuk belajar ilmu baru yang berkaitan dengan dunia kerja. Selama masa kuliah itu, saya mempelajari banyak hal tentang apa itu penerjemahan, kualitas terjemahan yang baik, metode dan prosedur penerjemahan untuk kasus-kasus tertentu, sekaligus praktik penerjemahan secara langsung, dan masih banyak lagi. Meskipun tidak semua penerjemah harus memiliki latar belakang pendidikan bahasa, memiliki wawasan dan pengetahuan khusus di bidang ini adalah keunggulan tersendiri, terutama saat bersaing untuk memenangkan proyek.

    Proyek terjemahan pertama saya didapatkan secara online, lebih tepatnya melalui forum Kaskus. Sampai sekarang pun, hampir semua proyeknya didapatkan secara online, lewat internet. Keputusan untuk memasarkan jasa penerjemah lepas melalui sebuah blog dengan nama Tranzpal bukannya tanpa proses panjang. Jasa penerjemah yang saya kelola ini pada awalnya dimulai dari sebuah thread di Kaskus, salah satu forum terbesar di Indonesia yang sekarang trafiknya tidak segagah dulu. Thread sederhana yang dibuat tanggal 14 Januari 2012 tersebut adalah awal mula saya memasuki dunia alih bahasa. Thread tersebut hanya memasarkan jasa penerjemah untuk pasangan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan sampai saat ini hanya menawarkan pasangan bahasa itu saja. Belum ada rencana untuk menambah pasangan bahasa lainnya karena dua pasangan bahasa itu saja sudah cukup membuat kewalahan. Meskipun awalnya hanya coba-coba, jasa penerjemah ini terus berkembang karena dikelola dengan serius.

    Pada saat itu, trafik Kaskus masih ramai dan bisa dengan bangganya menyandang predikat “The Largest Indonesian Community”. Sampai sekarang pun, Kaskus masih tetap ramai, tapi trafiknya tidak segagah dulu sebelum digilas marketplace-marketplace baru seperti Tokopedia atau Bukalapak. Ditambah lagi, kasus penipuan (dengan total kerugian ratusan juta) dari salah satu penyedia jasa rekening bersama di Kaskus membuat orang berpikir dua kali untuk berbelanja di situs ini lagi. Daya tarik Kaskus sendiri sebenarnya bukan hanya forum jual belinya, tetapi sebagai sebuah wadah untuk saling berbagi ilmu dan informasi. Selain menjual produk fisik (yang bisa dipegang), menawarkan jasa profesional adalah hal yang lumrah di Kaskus, termasuk jasa penerjemah. Ada banyak sekali thread jasa penerjemah di Kaskus sampai sekarang. Namun, kebanyakan thread sudah tidak aktif, mungkin karena pembuat thread malas mengaksesnya lagi, pengunjung dan peminatnya tidak seberapa, atau alasan-alasan lainnya.

    Sampai sekarang, thread yang dibuat tanggal 14 Januari 2012 itu masih tetap aktif dan menjadi satu-satunya thread jasa penerjemah yang masih aktif di Kaskus sejak 2012. Sampai sekarang, thread tersebut masih tetap disundul setiap 1-3 hari meskipun trafik dari Kaskus sudah tidak segagah dulu, dan mungkin tidak akan pernah seramai dulu lagi. Ada satu alasan kenapa thread tersebut masih saya gunakan, jika mencari penerjemah lepas dengan kata kunci jasa penerjemah atau sejenisnya, link dari thread tersebut malah muncul di urutan lebih atas dari situs utamanya, Tranzpal. Alasan lainnya, jika saya menawarkan jasa penerjemah lewat forum jual beli lainnya, sebut saja Tokopedia, tentu akan sangat tidak efektif karena setahu saya tidak ada yang menawarkan jasa profesional di situs tersebut.

    Sejak tahun 2012, tentu sudah banyak hal yang dilalui karena enam tahun bukanlah waktu yang singkat. Jika dibandingkan dengan enam tahun lalu, metode pemasaran, profesionalime, totalitas, dan keseriusan untuk berkarier sebagai penerjemah lepas tentu jauh berbeda.


    Penggunaan media pemasaran online dan offline
    Pada awalnya, tidak ada hal yang spesial atau menarik pada jasa penerjemah yang saya kelola. Hanya sekadar thread biasa, tidak berbeda jauh dengan lapak-lapak lainnya di Kaskus, yang saat itu masih ramai. Namun, untuk mendapatkan lebih banyak klien (dan yang bonafit tentunya), cara-cara biasa tidaklah mempan dipakai. Harus ada nilai tambah untuk menarik minat klien setidaknya untuk mengirim email dan meminta penawaran harga. Sampai saat ini, klien mudah ‘dirayu’ dengan layanan prima dan jaminan bahwa dia akan mendapatkan terjemahan berkualitas tepat waktu.

    Di dua tahun pertama, memasarkan jasa penerjemah lewat Kaskus saja mungkin dirasa sudah cukup karena antusias warganet masih cukup besar saat itu. Namun, didorong keingingan untuk mendapatkan lebih banyak klien dan berkembang lebih cepat, media blog pun dibuat untuk memasarkan jasa penerjemah. Saya memilih blog karena praktis dan murah. Saya hanya perlu membeli domain saja untuk meyakinkan bahwa bisnis ini dikelola dengan serius sekaligus sedikit mengutak-atik kode HTML untuk menyesuaikan template bawaan sesuai kebutuhan (dan membuang fitur-fitur tidak penting). Dengan menggunakan media blog, saat orang sedang membutuhkan jasa penerjemah, mereka tinggal mengetikkan kata kunci tertentu di Google dan memilih salah satu dari sekian banyak link yang muncul di halaman pertama pencarian.

    Pada awalnya, saya membuat blog sederhana dengan domain gratisan blogspot[dot]com. Setelah melalui berbagai pertimbangan, terutama supaya terkesan lebih serius, domain penerjemah-online[dot]com dipilih dan dipakai selama bertahun-tahun. Sekarang domain tersebut sudah tidak digunakan dan malah dipakai penyedia jasa penerjemah lainnya, yang tentunya tidak ada hubungannya dengan saya. Untuk membuat branding lebih kuat, penggunaan nama tranzpal[dot]com pun diputuskan. Tidak ada perubahan trafik yang signifikan setelah nama domain diubah karena perubahan nama domain sekaligus branding ini hanyalah untuk membuat namanya gampang diingat. Nama Tranzpal sendiri tidak memiliki arti khusus. Kata Tranzpal sebenarnya terinspirasi dari Paypal, salah satu platform populer untuk transfer uang secara praktis dan aman. Kata “tranz” sendiri berasal dari “trans”, atau lebih tepatnya “translate” atau “translation”. Banyak penyedia jasa penerjemah menggunakan unsur kata “trans-“ dalam namanya. Nama Tranzpal sendiri dipilih karena domain transpal[dot]com sudah dipakai.

    Sampai saat ini, saya belum pernah menggunakan Adwords untuk tingkatkan trafik. Untuk kata kunci terkait jasa penerjemah, saya rasa harganya cukup mahal. Untuk mendapatkan satu order terjemahan saja, 10-50 view saja tidaklah cukup. Kali terakhir saya cek, harga per klik mencapai Rp 2.000,00 - Rp 3.000,00 untuk kata kunci terkait jasa penerjemah (sekarang harganya tentu naik karena kurs dolar semakin menggila). Jadi, untuk memenangkan satu proyek, butuh investasi beriklan sampai ratusan ribu rupiah. Angka itu bisa sepadan dengan hasil yang didapat jika berhasil memenangkan proyek senilai jutaan rupiah.

    Selain blog dan thread di Kaskus, saya juga membuat akun fans page khusus untuk memasarkan jasa penerjemah, yang saat ini sudah mendapatkan like sebanyak 19.000. Sayangnya, memasarkan jasa penerjemah di media sosial seperti Facebook tidaklah efektif. Segagah apapun jumlah like yang didapat, calon klien tidak akan menghubungi jika tidak membutuhkannya. Dengan kata lain, orang mencari jasa penerjemah karena adanya faktor kebutuhan. Saat melihat iklan jasa penerjemah secara kebetulan di Facebook atau media sosial lainnya, mereka tidak langsung tertarik atau timbul keinginan untuk menggunakannya. Saat orang melihat iklan baju atau sepatu bagus, biasanya akan ada suatu keinginan untuk membelinya, paling tidak menghubungi penjualnya sekadar untuk tanya harga.

    Selain media online, saya juga pernah menggunakan media lainnya, yaitu sebar brosur. Untuk menarik calon klien, brosur disebar di berbagai tempat strategis hanya di kota Solo saja, termasuk institusi pendidikan. Sayangnya, efeknya kurang terasa dan saya sudah kapok menggunakannya. Uang yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil. Saat mencetak brosur, saya mengeluarkan uang lebih untuk jasa desain serta biaya cetaknya.


    Perkembangan layanan
    Layanan utama yang saya tawarkan tentunya adalah jasa penerjemah, khusus untuk pasangan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Setelah sekian lama mengelola situs ini, ada dua layanan tambahan yang ditawarkan, yaitu editing/proofreading and interpreting. Tetap saja, peminatnya tidak sebanyak jasa penerjemah. Saat kali pertama menawarkan jasa penerjemah, belum pernah terpikir sebelumnya untuk menawarkan nilai tambah lebih bagi klien. Yang paling utama, terjemahan beres dan tidak ada komplain dari klien. Namun, untuk mendapatkan klien yang lebih bergengsi, layanan harus ditingkatkan. Jika hanya mengandalkan kualitas terjemahan saja (tanpa nilai tambah yang jelas), banyak penerjemah lain bisa melakukannya.

    Salah satu keunggulan jasa penerjemah sini adalah garansi revisi gratis (tidak dibatasi berapa kali revisi dilakukan) sekaligus garansi tepat waktu (jika terjemahan dikirim terlambat 1 menit saja, terjemahannya digratiskan). Metode pendekatan seperti ini tentu sangat berpengaruh pada klien karena mereka pada dasarnya butuh kepastian dan tidak ingin direpotkan oleh kerjaan yang tertunda-tunda dan tidak jelas kualitasnya. Sebelum membuat formula tertentu untuk ‘merayu’ klien, saya biasanya meminta respon, tanggapan, atau review dari klien sebelumnya melalui sebuah survei sederhana yang saya lampirkan beserta order terjemahan di email. Jadi, setelah menerima terjemahan dan memeriksanya, klien bisa memberikan komentar mengenai kualitas layannya atau hal-hal lainnya. Dari feedback itulah, saya bisa memutuskan cara baru untuk mendekati klien dan mengembangkan layanan yang ditawarkan.

    Kebijakan penentuan tarif
    Salah satu perubahan paling signifikan selama menekuni profesi penerjemah lepas adalah tarif terjemahan. Penerjemah pemula biasanya mau ditawari tarif berapa saja karena mereka lebih mencari pengalaman daripada pundi-pundi uang. Tarif terjemahan saya saat ini tentunya berbeda dengan tarif awal di tahun pertama, terutama karena kualitas terjemahannya sudah jauh lebih baik dan ada nilai tambah untuk klien yang tidak ada di jasa penerjemah lainnya. Jika ditawari proyek terjemahan dengan tarif sama seperti dulu, sudah pasti saya akan menolaknya karena saya tidak kesulitan untuk mendapatkan proyek dengan bayaran lebih. Pendekatan ke klien, terutama dengan menonjolkan keunggulan dan kualitas layanan, terus ditingkatkan dengan mempertimbangkan feedback dari klien sebelumnya.

    Salah satu perubahan besar dalam kebijakan penentuan tarif adalah penggunaan tarif per kata. Pada awalnya, saya menggunakan tarif per lembar, yaitu berdasarkan halaman jadinya, karena hal ini juga lumrah dilakukan penerjemah lainnya. Tarif per kata biasanya sering digunakan oleh biro penerjemah asing karena dirasa lebih praktis. Setelah cukup lama menerjemahkan banyak teks dengan tipe file dan format penulisan sangat beragam, saya merasa tarif per lembar tidak praktis lagi untuk diterapkan (terutama untuk file presentasi, excel, konten website, subtitle). Saya mulai menerapkan tarif per kata, yaitu total biaya terjemahannya dihitung berdasarkan jumlah kata di teks aslinya (sebelum diterjemahkan). Pertimbangan lainnya, klien akan mendapatkan harga pasti yang sudah final di awal, tidak ada perubahan harga setelahnya, sehingga mempermudah untuk mengambil keputusan. Salah satu faktor utama untuk memilih jasa penerjemah adalah harganya. Respon dari klien terhadap perubahan tarif ini cukup baik (meskipun tidak banyak jasa penerjemah lokal yang menggunakan tarif per kata) dan semakin banyak proyek didapatkan.

    Sebelumnya, saya pernah membedakan tarif terjemahan berdasarkan tipe layanannya, yaitu layanan biasa, kilat, dan super kilat. Tetapi, skema seperti ini sudah tidak digunakan lagi karena dirasa tidak efektif. Saya hanya membedakan tarif sesuai dengan tingkat kesulitan teks dan siapa kliennya. Tarif untuk perusahaan besar tentu berbeda dengan klien individu biasa. Selain itu, saya tidak lagi mencantumkan tarif di situs ini atau thread di Kaskus karena tarif pada dasarnya fleksibel dan tidak ada acuan pastinya. Jadi, saya hanya menyebutkan berapa tarifnya setelah klien mengirim file dan meminta penawaran harga.

    Proyek pertama
    Tidak tanggung-tanggung, proyek pertama yang saya dapatkan (tentunya dari thread di Kaskus) adalah buku tentang investasi yang cukup tebal. Setelah membuat sebuah thread sederhana, proyek tidak langsung datang begitu saja. Saya harus menunggu agak lama untuk mendapatkan klien pertama. Saat itu, karena masih terbilang baru di dunia penerjemahan, lama pengerjaannya memakan waktu sekitar 1 bulan. Kendalanya, buku dikirim dalam bentuk cetak dan harus membolak-balik halamannya satu per satu, serta keahlian belum terasah sepenuhnya. Jika sekarang harus mengerjakan proyek yang sama, tentu pengerjaannya akan lebih cepat dan kualitasnya terjemahan lebih bagus.

    Proyek paling berkesan
    Dilihat dari segi finansial, proyek paling berkesan yang saya tangani adalah penerjemahan konten website dari sebuah perusahaan asing (yang namanya tidak bisa disebutkan di sini karena adanya perjanjian NDA). Volume proyek sebenarnya tidak terlalu besar dan bisa diselesaikan sekitar satu minggu saja. Dalam waktu sepekan itu, saya mendapatkan kurang lebih Rp 24 juta dari satu proyek saja (ini adalah rekor yang belum terpecahkan sampai sekarang). Bayaran untuk proyek penerjemahan dari luar negeri berbeda jauh dengan jumlah yang didapatkan dari kebanyakan klien di Indonesia. Tetapi, lain ceritanya jika penerjemah berurusan dengan biro penerjemah asing dari Cina atau India. Mungkin hasil yang didapatkan tidak jauh berbeda dengan klien dari Indonesia.

    Klien yang pernah dilayani
    Selama enam tahun, saya melayani begitu banyak klien dengan kebutuhan berbeda. Di tahun pertama, kebanyakan klien adalah mahasiswa atau klien personal dengan volume proyek sedikit dan teks yang begitu-begitu saja. Bisa ditebak, pemasukan dari menerjemahkan jurnal untuk referensi belajar saja atau tugas akhir tidaklah seberapa. Saya sendiri tidak begitu memusingkan hasilnya dapat berapa karena saat itu masih di bangku kuliah. Belajar dan mendapatkan pengalaman adalah prioritas utama. Lama kelamaan, banyak klien bonafit mempercayakan penerjemahan dokumen/teks pentingnya ke saya. Perusahaan besar baik di tingkat nasional maupun multinasional pernah saya layani, tidak hanya sekali atau dua kali. Sebagian perusahaan mensyaratkan non-disclosure agreement (NDA) karena mereka tidak mau namanya tercantum dalam portofolio, apalagi sampai disebutkan rincian proyeknya secara spesifik. Perjanjian semacam ini adalah praktik lumrah dalam industri penerjemahan karena kerahasiaan teks adalah hal sensitif yang harus dilindungi sebaik mungkin. Butuh proses dan waktu lama untuk merangkul banyak klien dan membuatnya percaya untuk menggunakan jasa penerjemah ini. Mereka perlu social proof atau rekomendasi dari pihak-pihak yang telah menggunakan jasa profesional sebelumnya. Salah satu pencapaian terbesar di profesi ini adalah mendapatkan klien perusahaan multinasional (yang tentunya bayarannya berbeda jauh dengan klien lokal) dan perusahaan-perusahaan bonafit ternama.

    Pada dasarnya, saya menerima proyek terjemahan dari klien individual (untuk menerjemahkan dokumen-dokumen pribadi atau teks singkat), mahasiswa (untuk terjemahan jurnal atau abstrak saja), dosen (biasanya makalah untuk publikasi internasional), dan korporat (baik perusahaan lokal maupun multinasional). Saya cenderung memilih order terjemahan dari dosen untuk menerjemahkan jurnal/makalah dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Biasanya setelah mendapatkan penawaran harga, dosen langsung saja menyepakatinya dan segera mentransfer DP jika diminta. Berbeda dengan perusahaan, setelah mendapatkan penawaran harga, mereka tidak langsung menyatakan kesepakatan. Ada beberapa proses dan pertimbangan untuk mengambil keputusan karena mereka telah menyiapkan budget sebelumnya. Saya harus menunggu beberapa hari bahkan sampai satu bulan (kadang tidak ada kabarnya sama sekali). Tetapi, pada umumnya, klien korporat (apalagi perusahaan multinasional) lebih menjanjikan karena mempunyai budget lebih untuk sebuah proyek penerjemahan.

    Selama enam tahun itu juga, sangat tidak mungkin jika saya tidak pernah sekalipun mendapatkan klien sulit. Setiap klien perlu dihadapi dengan cara berbeda dan pendekatan khusus karena kebutuhan mereka pada dasarnya juga beragam. Saya juga pernah mendapatkan klien yang terlalu menuntut, tetapi tetap dilayani dengan baik. Setelah melayani sekian banyak klien, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa klien yang minta terjemahannya jadi secepatnya (dengan deadline tidak masuk akal) dan ingin terjemahannya jadi sebagus mungkin, biasanya enggan menghargai penerjemah dengan bayaran yang layak. Proyek ‘ajaib’ semacam ini biasanya datang dari calon klien yang sebenarnya tidak punya budget untuk menggunakan jasa penerjemah profesional.

    Jenis teks yang pernah diterjemahkan
    Saya telah menerjemahkan beragam jenis teks, mulai dari teks singkat sampai buku yang tebalnya beratus-ratus halaman, sekaligus teks ringan sampai teks hukum berat yang mengharuskan saya sebentar-sebentar mencari referensi dari berbagai literatur. Untuk terjemahan teks yang bersifat personal, saya pernah menerjemahkan berbagai akta, surat-surat penting, CV/Resume yang digunakan untuk melamar kerja, sampai teks pidato untuk sambutan di acara-acara tertentu. Untuk teks akademik, saya sering menerima permintaan untuk menerjemahkan abstrak, tesis, disertasi, jurnal, makalah, atau paper untuk publikasi internasional, sampai transkrip nilai. Untuk saat ini, jenis teks yang paling sering saya terima setiap bulannya adalah makalah/paper untuk publikasi internasional (diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris). Dari perusahaan-perusahaan, saya biasanya menerima order terjemahan untuk company profile, konten website, laporan keuangan atau laporan tahunan, katalog dan manual produk, press release, dokumen yang bersifat agak teknis (Standard Operating Procedure atau terms of reference), dan sebagainya.

    Di tahun pertama, kebanyakan teks yang saya terima hanyalah jurnal biasa untuk dijadikan sebagai referensi tugas akhir atau sekadar dipelajari. Sama seperti kebanyakan pemula lainnya, tidak ada hal spesial atau menarik di tahun pertama menekuni suatu profesi. Order terjemahan tidak terlalu banyak dan pemasukan pun tidak bisa dibilang memuaskan saat itu. Tetapi, perkembangan jasa penerjemah ini baru terasa di tahun kedua dan seterusnya. Layaknya bisnis atau profesi lainnya, butuh waktu untuk berkembang, menjaring banyak pelanggan, serta menikmati hasilnya. Semuanya butuh proses yang tidak instan meskipun dunia sekarang menuntut segalanya serba instan. Proyek yang tadinya monoton dan kurang menantang sekarang diwarnai dengan beragam jenis teks yang lebih bervariasi, berbobot, dengan tingkat kesulitan jauh berbeda (faktor bahasanya sendiri, maupun konsekuensi dari hasil terjemahannya). Bahkan, teks-teks hukum, makalah/jurnal untuk publikasi internasional, disertasi, dan konten website perusahaan multinasional telah diterjemahkan dengan hasil memuaskan.

    Profesi penerjemah dari segi finansial
    Dilihat dari aspek finansialnya, tanpa harus menyebut angka tertentu secara detail, penghasilan yang didapatkan dari menerjemahkan saja sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Selama enam tahun menekuni profesi ini, selalu saja ada proyek untuk dikerjakan, meskipun ada masanya ketika proyek sedang sepi (terutama menjelang lebaran dan beberapa hari setelahnya). Selain memberikan penghasilan lebih (yang sisanya bisa ditabung investasi), dengan bekerja sebagai penerjemah lepas, ada keleluasaan dan kebebasan untuk menikmati hidup atau sekadar bersantai karena tidak direpotkan oleh rutinitas kantor layaknya pegawai pada umumnya. Waktu luang dan penghasilan yang didapat dari proyek terjemahan juga bisa digunakan untuk menjalankan bisnis lainnya.

    Pahit manis dunia penerjemahan
    Selama mengerjakan begitu banyak proyek dan melayani banyak sekali klien, mustahil jika saya bilang semuanya berjalan lancar. Pasti ada beberapa kendala yang ditemui dan harus segera diselesaikan dengan solusi tepat. Saya juga pernah mendapatkan pesanan untuk menerjemahkan teks yang struktur, pilihan kata, dan pola penulisannya bisa dihilang ‘hancur’. Karena sudah terlanjur sepakat untuk mengerjakannya (saat itu saya kurang teliti dan membaca teks sepintas saja), saya tetap mengerjakannya sebaik mungkin. Mendapatkan komplain dari klien adalah hal lumrah yang terjadi sekali dua kali di tahun pertama. Namun, seiring berjalannya waktu dan keahlian yang semakin terasah, saya tidak pernah lagi menerima komplain apapun terkait kualitas terjemahan maupun layanannya. Salah satu hal yang paling tidak saya sukai dari profesi ini adalah kewajiban (lebih tepatnya, keterpaksaan) untuk lembur demi mengejar deadline yang sudah disepakati. Mau tidak mau, setelah ada kesepakatan dengan klien, terjemahan harus dikirim tepat waktu sesuai kesepakatan, tidak boleh terlambat apapun alasannya.

    Dibandingkan dengan pekerjaan yang pernah saya tekuni sebelumnya, profesi penerjemah lebih menjanjikan, tanpa harus menyebut berapa angka yang didapatkan per bulannya. Bekerja sebagai penerjemah memberikan kebebasan dan waktu luang, baik untuk bersantai, liburan, atau mengelola bisnis lainnya. Saat masuk ke dunia terjemahan, saya pun hanya asal memulai saja tanpa pertimbangan khusus selain memakai ilmu yang didapatkan di bangku kuliah. Setelah berjalan sekian lama, saya akhirnya mengetahui bahwa cukup banyak penerjemah senior meraih sukses finansial dari profesi ini. Bahkan, ada yang mampu membeli rumah mewah (senilai miliaran rupiah) hanya dari pekerjaan yang sering dipandang sebelah mata ini.

    Langkah ke depannya
    Karena profesi ini masih bisa diandalkan sampai sekarang, saya tentu tidak berniat untuk berhenti menjadi penerjemah dan masih akan terus menerima order terjemahan. Untuk ke depannya, volume order terjemahan mungkin akan terus berkurang karena orang cenderung menggunakan aplikasi gratisan untuk keperluan praktis, yaitu menerjemahkan teks singkat yang jumlahnya tidak seberapa. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan bisa dianggap sebagai suatu ancaman bagi profesi penerjemah, setidaknya mengurangi permintaan terhadap jasa penerjemah profesional. Namun, kemajuan alat penerjemah otomatis masih belum mencapai taraf memuaskan, setidaknya untuk saat ini. Ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menerjemahkan suatu teks, baik konteks, fungsi, atau target pembacanya. Teks sensitif (seperti teks keagamaan atau dokumen hukum) tidak mungkin seenaknya diserahkan ke mesin penerjemah otomatis. Terjemahan novel, teks drama, atau lagu akan terasa hambar jika digarap oleh mesin yang tidak mengerti rasa bahasa. Oleh karenanya, jasa penerjemah profesional masih tetap diperlukan ke depannya.

  • Abstrak dalam Karya Tulis Ilmiah (Pengertian, Fungsi, serta Kaidah Penulisannya)

    Bagi kalangan akademisi, abstrak bukanlah hal yang asing lagi karena merupakan salah satu syarat wajib dalam penulisan karya tulis ilmiah. Dalam penulisan jurnal, laporan penelitian, makalah, skripsi, tesis, dan disertasi sekalipun, keberadaan abstrak adalah hal wajib dan lumrah di setiap institusi pendidikan. Penulisan abstrak memang identik dengan karya tulis ilmiah dari kalangan akademisi, tetapi abstrak juga bisa ditemukan di jenis teks lainnya, bahkan dengan bahasa yang tidak terlalu formal. Namun, fokus pembahasan artikel ini hanya untuk abstrak untuk karya tulis ilmiah.


    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri, pengertian abstrak adalah ikhtisar (karangan, laporan, dan sebagainya); ringkasan; inti. Definisi ini tentu sejalan dengan fungsi dan esensi abstrak sebagai ringkasan/inti sebuah karya tulis ilmiah. Abstrak biasanya disajikan dalam dua bahasa, yaitu bahasa ibu (dimana penelitian diadakan) dan bahasa Inggris. Dalam konteks ini, abstrak bisa dipahami sebagai sebuah tulisan singkat (berupa ringkasan karya tulis ilmiah yang lebih rinci) untuk menjelaskan kegiatan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya secara ringkas, padat, dan jelas. Karena merupakan ringkasan dari keseluruhan karya tulis, abstrak biasanya ada di bagian awal untuk memudahkan pembacanya memahami garis besar dari karya tulis yang akan dibacanya.


    Jenis Abstrak pada Karya Tulis Ilmiah
    Secara garis besar, abstrak dalam karya tulis ilmiah bisa diklasifikasikan dalam dua jenis saja, yaitu:

    1) Abstrak informatif
    Abstrak informatif bersifat umum dan menyajikan informasi kuantitafif serta kualitatif. Pada abstrak ini, tujuan dan metode, hasil, serta kesimpulan dalam sebuah penelitian disajikan secara jelas dan rinci, namun tetap mempertimbangkan keterbatasan ruang dalam penulisan abstrak. Jadi, pembaca tidak perlu membaca keseluruhan dokumen untuk benar-benar memahami apa yang ditulis dalam sebuah karya tulis ilmiah. Sebagai konsekuensinya, jumlah kata di abstrak jenis ini lebih banyak.

    2) Abstrak indikatif
    Absrak indikatif menyanpaikan informasi yang bersifat umum saja dari sebuah karya tulis ilmiah, tanpa informasi terperinci layaknya abstrak informatif.

    Selain kedua jenis abstrak di atas, ada beberapa jenis abstrak yang digunakan di luar teks akademik, dengan tujuan berbeda, bahkan dengan bahasa yang tidak terlalu formal dan ketentuan penulisan yang lebih fleksibel.


    Bahasa dalam Penulisan Abstrak
    Abstrak sendiri diwajibkan untuk ditulis dalam dua bahasa, yakni bahasa ibu dan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional pada umumnya. Pengertian bahasa ibu di sini adalah bahasa dimana penelitian dilakukan atau karya ilmiah tersebut ditulis (dalam kasus ini, bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional). Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional di sini digunakan untuk menjembatani perbedaan bahasa bagi pembaca asing yang ingin mencari referensi.

    Bahasa Inggris yang lazimnya digunakan untuk penulisan abstrak adalah British English dan American English. Kedua versi bahasa Inggris ini mempunyai perbedaan yang cukup signifikan terutama dalam penulisan kata. Jika peneliti ingin menggunakan British English, dia harus konsisten menggunakannya di seluruh kalimat dalam abstrak yang ditulisnya, tidak mencampurnya dengan American English. Dalam penulisan abstrak, penggunaan tenses dalam bahasa Inggris juga perlu diperhatikan. Pada dasarnya, jenis tenses yang lumrah digunakan adalah simpe present tense untuk menggambarkan informasi umum atau fakta. Namun, untuk bagian abstrak yang menjelaskan metode maupun hasil penelitian, past tense sebaiknya digunakan karena berkaitan dengan hal/perisitiwa yang terjadi di masa lampau, terutama jika penelitian sudah dilakukan sebelumnya.

    Karena merupakan salah satu komponen utama dari karya tulis ilmiah dengan bahasa yang formal, grammar adalah faktor penting yang tidak boleh diabaikan dalam penulisan abstrak. Grammar sendiri memang tidak terlalu penting dalam bahasa lisan selama informasi yang disampaikan bisa diterima secara utuh dan lawan bicara bisa memahami maknanya. Karya tulis ilmiah menuntut penulisan grammar yang sempurna layaknya bahasa akademik pada umumnya. Kesalahan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan fasilitas alat penerjemah otomatis seperti Google Translate untuk menerjemahkan abstrak dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Padahal, tejemahan yang dihasilkan mesin masih bersifat ‘mentah’ dan perlu dipoles lagi untuk mengindari kesalahan dalam penyamapian makna atau tata bahasa (grammar) itu sendiri. Meskipun terasa lebih mahal, mempercayakan penerjemahan abstrak kepada jasa penerjemah profesional adalah pilihan bijak. Selain hasil terjemahannya lebih terjamin, peneliti tidak perlu direpotkan dengan revisi berulang kali hanya karena penulisan abtraknya kurang sesuai.


    Fungsi Abstrak
    Penulisan abstrak tentunya memiliki tujuan yang jelas karena merupakan salah satu komponen wajib dalam setiap karya tulis ilmiah. Pada dasarnya, abstrak memiliki fungsi sebagai berikut:

    Menyajikan informasi singkat yang menggambarkan keseluruhan isi karya tulis
    Penulisan abstrak sebagai ringkasan di bagian awal akan memudahkan pembaca untuk mengetahui gambaran besar mengenai karya tulis tersebut. Pembaca bisa mengetahui gambaran besar penelitian yang telah dilakukan tanpa harus membaca keseluruhan tulisan yang tebalnya berlembar-lembar.

    Memudahkan pembaca dalam mencari referensi
    Jika mencari referensi yang berkaitan dengan suatu topik atau permasalahan tertentu, pembaca cukup membaca abstraknya saja yang biasanya hanya satu halaman, tanpa harus repot-repot mencari informasi dengan membuka lembar demi lembar halamannya. Pembaca tidak perlu melanjutkan untuk membaca keseluruhan karya tulis jika apa yang dicarinya tidak tertulis di abstrak. Dengan kata lain, pembaca bisa menghemat waktu dalam memilah dan mengumpulkan suatu informasi. Jika tidak menemukan informasi yang dicarinya, pembaca bisa langsung mencari referensi dari karya tulis lainnya dengan membaca dari halaman abstraknya saja.

    Syarat wajib diterimanya karya tulis ilmiah
    Institusi pendidikan lazimnya mewajibkan akademisinya untuk menulis abstrak dalam dua bahasa jika ingin jurnal, makalah, skripsi, tesis, atau disertasinya diterima dan layak dipublikasikan. Abstrak sendiri nantinya juga dibuat untuk mempermudah indeks atau review. Sehingga, tindakan plagiat yang meresahkan kalangan akademisi bisa dicegah dengan penulisan abstrak ini.


    Ketentuan Penulisan Abstrak
    Sebagai salah satu komponen penting dalam setiap karya tulis ilmiah, abstrak memiliki aturan tersendiri dalam penulisannya yang bersifat formal dan kaku. Format penulisan abstrak sendiri mungkin bisa berbeda di setiap institusi pendidikan. Abstrak untuk skripsi, tesis, atau jurnal internasional bisa saja berbeda tergantung persyaratan dari institusinya, tetapi ketentuan penulisan abstrak pada dasarnya sama untuk setiap karya tulis ilmiah, yaitu sebagai berikut:

    Abstrak ditulis singkat, kurang lebih setengah-satu halaman, sekitar 250 kata
    Fungsi abstrak sendiri adalah sebagai ringkasan dari keseluruhan karya tulis ilmiah yang menyertainya. Jadi, penulisannya pun harus ringkas dan menggunakan kalimat padat serta informatif yang mampu menggambarkan keseluruhan karya tulis.

    Penulisan abstrak harus urut
    Abstrak biasanya ditulis dengan urutan sebagai berikut: pendahuluan, tujuan penelitian, metode, hasil/pembahasan, serta kesimpulan. Penulisannya pun harus urut dengan alur yang jelas, tidak boleh asal atau acak Dalam bagian pendahuluan, peneliti bisa menjelaskan rincian masalah yang dibahas dalam karya tulis ilmiah. Jenis metodologi yang digunakan, cara pengumpulan data, pemilihan sampel penelitian, serta data-data kuantitatif lain bisa dijabarkan di metode penelitian. Hasil penelitian menjelaskan apa yang telah dicapai setelah penelitian dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Untuk bagian terakhir, peneliti bisa menarik kesimpulan atau saran terkait permasalahan yang diangkat dalam penelitian.

    Isi abstrak harus menggambarkan keseluruhan tulisan
    Abstrak sendiri ditulis sebagai ringkasan dari keseluruhan karya tulis ilmiah. Oleh karena itu, informasi yang tertulis tidak boleh bertentangan dengan tulisan sebenarnya. Abstrak juga seharusnya tidak memuat informasi baru atau opini tambahan yang tidak perlu.


    Struktur Penulisan Abstrak
    Abstrak untuk karya tulis limiah memiliki peraturan penulisan baku yang harus dipatuhi setiap akademisi. Pada dasarnya, struktur penulisan abstrak bisa dijabarkan sebagai berikut:

    Latar belakang
    Hal pertama yang mengawali sebuah abstrak adalah latar belakang atau pokok permasalahan yang menjadi bahasan utama untuk diteliti. Dengan menjabarkan pokk permasalahan di awal, pembaca bisa mengetahui arah penelitiannya.

    Metode penelitian
    Setelah menjelaskan pokok permasalahan secara singkat, metode penelitian yang digunakan juga perlu dijelaskan secara garis besarnya saja. Peneliti bisa menjelaskan jenis metodologi yang digunakan, pengumpulan data, pemilihan sampel, dan hal lainnya terkait penelitian. Jadi, pembaca bisa mengetahui cara dan langkah yang sesuai untuk menjawab permasalahan yang dihadapi dalam sebuah penelitian ilmiah.

    Hasil penelitian
    Hasil penelitian yang didapat setelah melakukan penelitian perlu dijelaskan secara umum, bisa berupa data kuantitatif atau kualitatif sesuai dengan jenis metodologi yang dipilih. Hasil penelitian tidak perlu dijelaskan secara detail dalam abstrak karena terlalu panjang untuk ditulis satu per satu. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, pembaca bisa membaca teks aslinya.

    Kesimpulan
    Dalam kesimpulan, peneliti bisa menawarkan solusi serta saran atau menyatakan bahwa penelitian yang dilakukannya menyelesaikan permasalahan.


    Format Penulisan Abstrak
    Berikut ini adalah contoh struktur penulisan abstrak yang lazim digunakan. Format penulisan abstrak di setiap institusi pendidikan bisa berbeda sesuai dengan syarat yang diminta.

    Judul
    Penulisan judul menggunakan huruf kapital dengan font Times New Roman, ukuran 14, center text, dan bold (cetak tebal)

    Subjudul
    Subjudul penelitian (jika ada) ditulis dengan font Times New Roman, ukuran 12, center text, dan bold (cetak tebal)

    Nama peneliti/penulis
    Nama peneliti yang terlibat dalam penulisan karya tulis ilmiah ditulis dengan font Times New Roman, ukuran 12, center text, dan bold (cetak tebal). Jika penulisnya lebih dari satu, penulisan nomor urut bisa menggunakn superscript. Dalam penulisan skripsi, tesis, atau disertasi, nama dosen pembimbing biasanya juga disertakan dengan penelitinya.

    Nama institusi pendidikan
    Nama institusi pendidikan ditulis lengkap sampai tingkat jurusan dan fakultasnya, ditulis dengan font Times New Roman, ukuran 12, center text, dan bold (cetak tebal)

    Konten
    Penulisan konten abstrak sendiri biasanya menggunakan font Times New Roman, ukuran 12, dengan rata kanan kiri (justify). Format ini juga berlaku untuk penulisan kata kunci (keyword) di bagian akhir abstrak. Konten abstrak sendiri idealnya ditulis kurang lebih 250 kata.


    Tips Praktis Penulisan Abstrak Bahasa Inggris
    Penulisan abstrak memang menjadi salah satu tantangan yang sulit, terutama karena harus disertai dengan versi terjemahan bahasa Inggrisnya. Jika enggan menggunakan jasa penerjemah profesional yang dirasa mahal atau tidak yakin dengan hasil terjemahan mesin, ada beberapa tips praktis yang perlu diperhatikan untuk mempermudah penulisannya.

    Kalimat tidak terlalu panjang
    Untuk mempermudah penerjemahan/penulisan abstrak dalam bahasa Inggris, kalimat seharusnya tidak ditulis panjang, cukup menggunakan pola kalimat sederhana dengan bahasa ringkas dan padat. Jika satu kalimat dirasa terlalu panjang, satu kalimat tersebut bisa dibagi menjadi dua kalimat dengan menggunakan kata sambung yang sesuai.

    Menggunakan bantuan software untuk mengecek grammar
    Untuk mempermudah pengecekan grammar atau spelling, software bawaan dari Microsoft Office cukup bisa diandalkan. Jika ingin mendapatkan hasil lebih bagus, software Grammarly juga tersedia untuk diunduh, dan tersedia dalam dua versi (gratis dan berbayar). Jika ingin mendapatkan hasil pengecekan grammar yang lebih akurat, pengguna bisa berlangganan Grammarly, dengan harga yang cukup mahal (tidak disarankan untuk penggunaan satu-dua kali saja). Namun, penggunaan software seperti ini tetap memiliki kekurangan karena hasil pengecekan terkadang bisa salah. Kalimat yang strukturnya sudah benar bisa disalahkan atau sebaliknya. Jika ingin hasilnya benar-benar bagus, jasa editing atau proofreading profesional tetap diperlukan.