• Kiat Memilih Jasa Penerjemah di Internet


    Jasa penerjemah memiliki peran penting untuk menjembatani perbedaan bahasa. Meski ada mesih penerjemah otomatis yang telah dikembangkan selama puluhan tahun, kebutuhan terhadap penyedia jasa penerjemah profesional masih sangat tinggi. Banyak orang (tertutama dengan latar belakang pendidikan di bidang bahasa) menekuni profesi ini secara full-time atau part-time.

    Jika Anda mengetik kata kunci “jasa penerjemah” di Google, ada ratusan atau ribuan penyedia jasa yang bisa Anda pilih di internet. Itu hanya dari penerjemah lokal saja, belum dari luar negeri.

    Bagaimana cara yang tepat untuk menentukan pilihan dari begitu banyaknya penyedia jasa penerjemah? Pertimbangkan 4 hal berikut ini.

    1) Kualitas

    Kualitas tidak boleh ditawar karena ‘kerugian’ yang disebabkan terjemahan tidak berkualitas bisa jauh lebih mahal dan mengancam kelangsungan bisnis Anda.

    Aspek utama yang menentukan kualitas terjemahan adalah keakuratannya. Penerjemah harus mampu menyampaikan pesan/informasi secara utuh tanpa menambah atau mengurangi informasi apa pun. Selain itu, terjemahan harus mudah dipahami dan tidak terasa seperti terjemahan karena terlalu condong pada struktur bahasa sumbernya. Pembaca atau pengguna terjemahan harus memiliki pemahaman yang sama dengan penulis teks yang diterjemahkan tersebut.

    Untuk mendapatkan terjemahan berkualitas, Anda perlu memilih penerjemah yang benar-benar kompeten, dengan mempertimbangkan portofolio atau meminta sampel terjemahan.

    Portofolio penerjemah: Anda bisa menentukan kualitas seorang penerjemah dari portofolio yang tertulis dalam Resume atau Curriculum Vitae. Semakin lama penerjemah menekuni profesinya dan semakin banyak proyek yang dikerjakan, semakin mantap kemampuan dan profesionalitasnya.

    Sampel Terjemahan: Jika Curriculum Vitae atau Resume masih membuat Anda ragu, mintalah sampel terjemahan untuk membuktikan kualitas penerjemah. Penerjemah bisa menyediakan sampel terjemahan dalam jumlah yang wajar, yaitu 1 atau 2 halaman saja. Sampel terjemahan sebaiknya tidak terlalu banyak (10 – 15 halaman) karena 1 halaman saja sudah cukup untuk menilai kualitas terjemahannya.

    2) Ketepatan Waktu

    Waktu adalah sumber daya paling berharga yang tidak tergantikan. Pilihlah jasa penerjemah yang mampu menyelesaikan dan mengirim terjemahannya kepada Anda sebelum melewati deadline.

    Anda juga perlu memberikan tenggat waktu yang rasional ketika memberikan proyek terjemahan kepada penerjemah. Seorang penerjemah lepas purna waktu bisa menerjemahkan sekitar 5.000 kata atau 25 halaman dalam sehari.

    Diskusikan deadline proyek Anda dan tanyakan berapa rata-rata jumlah halaman yang bisa diterjemahkan dalam sehari. Setiap penerjemah memiliki kapasitas berbeda, tetapi penerjemah full-time biasanya memiliki produktivitas lebih tinggi dibandingkan penerjemah part-time.

    Pastikan dokumen Anda diterjemahkan oleh penerjemah full-time yang sebagian besar waktunya dialokasikan secara penuh untuk penerjemahan.

    3) Garansi Revisi

    Untuk memastikan kualitas layanan terjemahan, Anda sebaiknya memilih penyedia jasa penerjemah yang mau memberikan revisi (garansi revisi selamanya jika perlu) atas terjemahan yang sudah diserahkan pada Anda. Jadi, penerjemah masih mau bertanggung jawab atas pekerjaannya setelah mendapatkan bayarannya.

    4) Harga

    Harga adalah pertimbangan terakhir untuk memilih jasa penerjemah. Mengapa? Jasa penerjemah adalah layanan profesional dan Anda tidak seharusnya mengorbankan kualitas demi mendapatkan harga murah.

    Setiap penerjemah mempunyai patokan harga tersendiri yang biasanya sudah tidak bisa ditawar lagi (kecuali Anda memesan terjemahan dalam jumlah besar).

    Tarif terjemahan pun sangat beragam mulai dari Rp 15.000,00 (untuk terjemahan non-profesional/amatir) sampai lebih dari Rp 500.000,00 per lembar. Tarif resmi dari Peraturan Menteri Keuangan PMK No. 65/PMK.02 Tahun 2015 Tentang Perubahan Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2016 adalah Rp 152.000,00 per lembar.

    Ingin mendapatkan harga yang lebih murah tanpa harus mengorbankan kualitas terjemahan?

    Mintalah diskon khusus tapi wajar (sekitar 15-25%) jika Anda menerjemahkan dokumen yang lumayan tebal (sekitar 200-300 halaman). Diskon yang terlalu besar bisa memberatkan penerjemah dan membuatnya tidak ikhlas atau serius dalam melakukan pekerjaannya.

    Serahkan proyek Anda langsung kepada penerjemah, bukan biro penerjemah. Jika Anda mempercayakan dokumen Anda kepada biro penerjemah, biayanya lebih mahal karena biro juga mengambil untung dari pekerjaan penerjemah untuk menjaga kelangsungan bisnisnya. Profit sharing bagi biro dan penerjemahan kira-kira 60 : 40.