• Tips Menangkan dan Menangani Proyek Besar

    Permintaan terhadap jasa penerjemah profesional masih cukup tinggi, meskipun pengguna jasa sebenarnya bisa menggunakan mesin penerjemah otomatis yang sifatnya gratisan. Dengan kata lain, penerjemah berpeluang besar mendapatkan proyek-proyek besar yang mendatangkan pundi-pundi uang melimpah. Dilihat dari volumenya, proyek yang jumlah katanya ratusan ribu kata atau jutaan kata lebih bisa disebut proyek besar. Semakin besar volume kata yang diterima penerjemah, semakin besar tanggung jawabnya. Klien yang berani menyerahkan proyek besar pasti sangat percaya dengan kemampuan penerjemahnya dan penerjemah juga harus menjaga kepercayaan tersebut dengan memberikan kualitas terjemahan terbaik. Bagaimana penerjemah bisa mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan proyek besar dan menyelesaikannya sebaik mungkin?

    Jaga reputasi dan kualitas terjemahan
    Penerjemah yang diberi kepercayaan untuk tangani proyek besar pasti bukanlah penerjemah sembarangan. Untuk mencapai level ini, penerjemah perlu menempa keahliannya selama bertahun-tahun dan mampu menjaga reputasi sebaik mungkin di bisnis terjemahan. Jika penerjemah ‘bermain’ di situs-situs outsourcing, terutama forum besar seperti Proz, statistik yang menunjukkan reputasi dan rekam jejak penerjemah terlihat jelas. Feedback dari klien sebelumnya akan sangat menentukan peluang penerjemah untuk mendapatkan proyek terjemahan di situs yang sama. Jika penerjemah ingin bermain aman tanpa harus mendapatkan penilaian buruk dari pemberi kerja, sebaiknya penerjemah mengambil proyek sesuai dengan bidang yang dikuasai dan tenggat waktunya masuk akal. Terjemahan belepotan dari penerjemah yang tidak memahami makna atau maksud suatu teks akan mendapatkan penilaian buruk dari kien/pemberi kerja. Selain itu, terjemahan yang terlambat dikirim (melebihi batasan waktu yang sudah ditentukan sebelumnya) juga membuat klien memberikan penilaian buruk.

    Gunakan strategi pencitraan atau marketing yang tepat
    Dengan strategi pencitraan diri atau marketing yang tepat dan proporsional, penerjemah bisa mendapatkan penilaian lebih baik dari calon kliennya. Klien merasa lebih yakin untuk mempercayakan proyek besar padanya. Strategi pencitraan dilakukan untuk memberikan kesan/persepsi bahwa penerjemah memiliki kualitas lebih baik dari kualitas sebenarnya yang dimiliki. Namun, pencitraan diri (baik yang dilakukan di social media, situs outsourcing, atau blog pribadi) harus dilakukan secara proporsional, tidak terlalu melebih-lebihkan kemampuan penerjemah. Jika penerjemah mendapatkan hasil jauh di bawah kualitas yang dicitrakan, ini malah jadi bumerang sendiri bagi penerjemahnya. Kesempatan untuk mendapatkan proyek besar malah tidak bisa didapatkan.

    Jangan tanggung-tanggung keluarkan dana lebih
    Untuk memancing klien kelas kakap, selain perjuangan bertahun-tahun dan kerja keras, penerjemah juga harus investasikan dana lebih besar. Untuk menjaga kualitas terjemahan dan ketepatan waktu, penerjemah perlu membeli software dengan fitur andal dan komputer dengan spesifikasi baik. Salah satu software terbaik (sekaligus mahal) yang bisa diandalkan penerjemah untuk selesaikan proyek terjemahan dengan cepat dan tepat adalah Trados. Komputer/laptop dengan spesifikasi baik untuk bisa menjalankan software sekelas Trados tidaklah terlalu mahal.

    Penerjemah juga tidak perlu tanggung-tanggung keluarkan dana lebih dalam pemasaran jasa penerjemah profesionalnya. Jika lebih fokus pada situs outsourcing seperti Freelancer atau Proz (khusus untuk proyek terjemahan saja), menggunakan keanggotaan berbayar bisa menjadi cara tepat untuk menonjolkan dirinya dan membuat profilnya lebih menarik.

    Jika penerjemah menggunakan situs/blog pribadi untuk memasarkan jasa penerjemah, penggunaan Google Adword bisa menjadi pilihan tepat. Penerjemah bisa membidik kata kunci tertentu sesuai dengan pencarian yang dilakukan calon klien. Semakin banyak klik yang didapat dari iklan, semakin besar peluang untuk mendapatkan banyak klien, sekaligus klien kakap tentunya. Budget iklan di Google Adword bisa disesuaikan dengan kebutuhan penerjemah dan penerjemah hanya membayar iklan yang diklik.

    Bagaimana dengan iklan di social media seperti Facebook? Mungkin penerjemah lainnya memiliki pengalaman berbeda, tetapi penggunaan Facebook Ads untuk jasa penerjemah kurang efektif. Calon klien akan mencari jasa penerjemah di internet hanya jika mereka membutuhkannya. Google adalah tempat pertama yang diakses hampir semua calon klien untuk mencari jasa penerjemah di internet. Saat seseorang melihat iklan jasa penerjemah di Facebook (meskipun sudah ditarget sesuai dengan interest/minat dan variabel lainnya), dia tidak akan langsung menghubungi penerjemah karena memang tidak sedang butuh. Klien tidak pernah menggunakan jasa penerjemah karena faktor keinginan. Berbeda jika produk seperti fashion, makanan, atau ponsel diiklankan di Facebook Ads, orang menjadi tertarik dan timbul keinginan untuk membelinya.

    Menangani proyek besar dengan hasil memuaskan
    Jika penerjemah sudah berhasil mendapatkan proyek besar, tugas selanjutnya yang jauh lebih sulit adalah menyelesaikannya dengan hasil memuaskan. Hasil akhir sebuah proyek sangat ditentukan oleh tahap awal pengerjaan proyek tersebut. Sebelum memulai pengerjaan proyek, penerjemah harus memahami kebutuhan dan aturan main yang ditentukan klien, memahami garis besar teks yang akan diterjemahkan, dan diberi tenggat waktu yang masuk akal. Jika penerjemah merasa tidak sanggup mengerjakan proyek besar sendiri, penerjemah bisa merekrut tim dengan gaya bahasa kurang lebih sama dan semua anggota tim perlu menggunakan CAT tool yang sama atau mengaktifkan fitur track changes di software Office untuk mempermudah proses pengeditannya nanti. 
  • 0 comments:

    Posting Komentar