• Setiap Penerjemah Perlu Tiga Keahlian Penting Ini



    Menjadi penerjemah tidaklah mudah karena membutuhkan keahlian yang cukup kompleks. Oleh karena itu, penerjemah setidaknya perlu membekali dirinya dengan tiga keahlian dasar berikut ini.


    Bahasa

    Modal pertama untuk menjadi penerjemah adalah keahlian berbahasa. Penerjemah adalah orang yang memiliki keahlian berbahasa di tingkat atas rata-rata baik untuk bahasa ibu atau bahasa asing.

    Menerjemahkan sendiri merupakan keahlian khusus yang terpisah dari keahlian berbahasa pada umumnya. Untuk penerjemahan teks tertulis, keahlian menulis juga menjadi nilai tambah yang harus ada.

    Idealnya, penerjemah menerjemahkan teks dari bahasa asing ke bahasa ibunya. Kebanyakan agensi penerjemah internasional tidak akan memperkerjakan penerjemah untuk menerjemahkan teks ke bahasa yang bukan bahasa ibunya. Native speaker hanya diperbolehkan untuk menerjemahkan teks ke bahasa ibunya. Namun, praktik seperti ini masih lazim di pasar terjemahan lokal.

    Pengoperasian Komputer

    Penerjemah tidak perlu keahlian pengoperasian komputer yang terlalu tinggi. Penerjemah hanya perlu menguasai software tertentu untuk mendukung pekerjaannya. Dengan penguasaan software yang baik, penerjemah bisa mendapatkan penghasilan lebih dan memangkas waktu untuk mengerjakan suatu proyek.

    CAT tool adalah software utama untuk mendukung pekerjaan alih bahasa ini. Dengan menguasai CAT tool, penerjemah bisa memangkas waktu untuk menerjemahkan suatu teks dan menjaga konsistensi penggunaan terjemahan istilah. Software lain yang diperlukan adalah Microsoft Office atau yang sejenis dengannya.

    Berbisnis

    Penerjemah juga harus pandai berbisnis untuk memasarkan jasanya. Tanpa kemampuan berbisnis dan bernegosiasi yang baik, penerjemah akan kesulitan untuk mendapatkan proyek atau harga yang layak untuk jasanya.

    Di era internet seperti ini, sangat mudah bagi penerjemah untuk memasarkan jasanya. Tanpa harus mengeluarkan banyak uang, penerjemah bisa memasarkan jasanya ke jutaan orang melalui website atau social media. Namun, persaingan juga semakin ketat.
  • 0 comments:

    Posting Komentar